Sengketa Tanah Meunasah Kulam
Untuk perluasan areal kantornya pihak Koramil melakukan pola-pola militeristiknya terhadap masyarakat seperti melakukan ancaman pada warga yang rumahnya hancur karena tsunami untuk tidak membangun rumah di sekitar areal kantor Koramil. Dan bagi warga yang rumahnya tidak hancur karena masih adanya bukti kepemilikannya hanya boleh mendiami rumah mereka dengan dasar hak tinggal bukan hak milik tanah.
Menghadapi tekanan fisikologis ini masyarakat semakin tak berdaya karena warga masih mengalami trauma politik akibat perlakuan TNI pada konfik yang berkepanjangan di Aceh. Sampai saat ini belasan KK warga Dusun Glumpang, yang tanahnya dicaplok oleh Koramil 05 terpaksa tinggal di Hunian Sementara (HUNTARA) yang ada di Gampong Muenasah Kulam.
NGO, Canadian Red Cross (CRC ) yang membangun rumah bantuan untuk korban tsunami di daerah ini tidak dapat membangun rumah mereka disebabkan adanya Klaim dari pihak Koramil bahwa tanah warga tersebut adalah kepunyaan Koramil 05 Aceh Besar. Sedangkan jauh sebelum keberadaan Koramil di gampong Meunasah Kulam , warga sudah tinggal dan mendiami tanah tersebut, bahkan semenjak Belanda menghibahkan tanah kepada Teuku Usman(Hulubulang) berpuluh tahun yang lalu ketika Kolonial Belanda akan meninggalkan Aceh.
Di tahun 1958-an areal seluas 2 hektar tersebut mulai ramai diitempati warga sejak Teuku Usman mulai mem-perjual belikan tanahnya kepada warga masyarakat setempat. Tanah yang dibeli masyarakat tersebut pada perjalanan waktunya secara turun menurun menjadi tanah warisan bagi anak cucu mereka. Menurut kesaksian warga, kantor Koramil 05 Meunasah Kulam, dulu hanyalah Pos Keamanan pada pasca DI/ TII yang tunduk pada Kantor Koramil 05 di Gampong Meunasah Keude.
Pos Keamanan itu didirikan di atas tanah milik Alm. Geusyik, ( pemimpin gampong waktu itu ) tanpa ada ganti rugi tanah. Selanjutnya pada masa DOM Pos Keamanan di Gampong Muenasah Kulam berubah fungsi menjadi Pos pembantu Koramil. Dan akhirnya pasca tsunami, berubah fungsi menjadi Kantor Koramil O5, Aceh Besar. Warga Meunasah Kulam sangat berharap permasalahan tanah mereka bisa cepat selesai agar rumah mereka segera dapat dibangun di atas tanah leluhur ( endatu ) mereka. ( jie – JLAWG)
Want to learn more about TNI Serobot Tanah Rakyat? Here are some resources for you:
Or for further references, check out the following resources:
- warga tanah merah mengaku diinjakinjak aparat yahoo news indonesia
Baca 'Warga Tanah Merah Mengaku Diinjak-injak Aparat' di Polisi Tangkap Lima Pengeroyok Anggota TNI; Joshua Boleh gimana lagi, pemerintah kan hanya berani melawan rakyat (source) - konflik lahan di seruyan bisa lebih dasyat dari mesuji yahoo
luas, sehingga banyak tanah ulayat/masyarakat yg di serobot baik PNS maupun aparat TNI sudah lama terpinggirkan,tanah yang seharusnya bisa di nikmati oleh rakyat (source) - hankam sistem pertahanan negara kesatuan republik indonesia
Doktrin "Perjuangan TNI ABRI (Catur Dharma Eka Karma)", sebagai doktrin Hankamrata tergantung kepada kadar komitmen TNI terhadap jatidirinya sebagai tentara rakyat (source) - gambar tentera indonesia yang penakut? berita semasa
Rakyat kami tidak pernah menunjukkan provokasi kepada Ya kalian jangan mulai lah…siksa TKI, serobot tanah negara terserah apakatalo: PANGLIMA TNI TEGASKAN SIAP (source) - tni videos pakistan tube watch free videos online
Watch TNI online for free on Pakistan Videos where you can search and watch thousands of videos online. In addition to TNI, you can also most popular videos on the (source)




