APF Gelar Pelatihan Menjahit Perempuan Korban Gempa
Bekerja Sama Dengan Kadinda Sumbar
Padang – berdekatan dengan peringatan hari ibu 22 Desember, Aceh People’s Forum (APF) sebagai salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang pasaca gempa Sumbar 30 September silam sangat aktif membantu korban gempa, juga melaksanakan kegiatanh memberdayakan para perempuan/ibu rumah tangga yang menjadi korban gempa.
Bekerja sama dengan Kamar Dagang dan industri (Kadin) Sumatera Barat, APF memberdayakan para ibu rumah tangga di 9 korong yang ada di Kenagarian Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman untuk diajarkan keterampilan menjahit.
“Pelatihan menjahit akan dibuka dimasing-masing korong. Basecampnya tergantung kesepakatan para ibu-ibu tersebut. Kita beri pelatihan menjahit selama 3 bulan kemudian kita juga akan Bantu untuk pemasaran hasil produksinya,” ujar Koordinator Pemberdayaan Perempuan APF Dra. Salmah.
Menurut Salmah usai penandatanganan kerja sama dengan Ketua Kadin Sumbar Asnawi Bahar tersebut, APF telah menandatangani kesepakatan dengan PT. Matahari, Tbk untuk dapat menampung hasil produksi para ibu-ibu rumah tangga program pemberdayaan perempuan APF tersebut.
“Di masing-masing korong akan dibentuk 3 kelompok. Masing-masing kelompok jahit akan dilatih sebuah produk spesifik misalnya kelompok A bikin sarung bantal, kelompok B bikin bantal kursi dan lainnya. Jadi untuk 9 korong akan ada 27 item/produk.
Nah, masing-masing produk ini akan kita pasarkan ke PT. Matahari tbk untuk didistribusikan pula oleh mereka oleh mereka ke seluruh Matahari di seluruh tanah air. Kerjasama atau MoU dengan matahari ini telah ada dan kita tinggal merealisasikannya saja,” kata Salmah.
Sementara itu menurut Asnawi, Kadin Sumbar juga akan ikut berupaya membantu kelompok keterampilan tersebut semaksimal mungkin, baik dalam hal membantu promosi atau pun lainnya. Dikatakannya, program semacam inilah yang diperlukan oleh masyarakat Sumbar pasca gempa.
“Ini adalah contoh program yang menyentuh langsung pada masyarakat. Dengan adanya program ini para ibu-ibu rumah tangga yang menjadi korban gempa bias membantu suami mereka untuk mencari nafkah sampingan sehingga akan efektif memulihkan kondisi ekonomi masyarakat.
Apalagi untuk pemasarannya telah pula ada yang menampung. Kendala selama ini banyak pelatihan keterampilan dilakukan, namun terkendala dalam pemasaran. Ini yang menampung sudah ada. Kalau ditekuni dengan baik dan hasil produknya disenangi tentu kelompok ini akan berdaya dan akan berkembang,” katanya.
Parit Malintang adalah Kenagarian dalam Kecamatan Enam Lingkung yang terdiri dari 9 korong yaitu, Hilalang Gadang Padang Toboh, Pasa Limau, Pasa balai, Kampung Bonai, Kampung Tangah, Pasa Dama, Padang Baru dan Pauh.
Parit Malintang dengan populasi 5610 jiwa merupakan salah satu Nagari yang tergolong parah., yaitu 1497 rumah rusak berat dan 24 rumah lainyya rusak sedang. Karenanya Kenagarian ini menjadi focus APF dalam mejalankan programnya.
Selain membantu memperdayakan perempuannya, APF juga membantu pemulihan ekonomi masyarakat setempat dengan membantu pembangunan pabrik batu bata dengan masyarakat sebagai pekerjanya.
Leave a Reply
Aceh Activity AJP APF Bangka Jaya bantuan Barona Bedcover Bencana BRR CDAct Community Dialog Earthquake Ekonomi Emergency Forum foto Gampong Gempa JKMA Kapal kelompok Korban live lihood Masyarakat NAD Padang padi pameran Pelatihan Perempuan PHS Pondok PRA PUGA Rakyat Relawan Response SARENA Sembako tenda TNI Training Worker
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.




