banner

Penyakit Mulai Hinggapi Korban Gempa

Pariaman – Sejumlah korban gempa 7,6 skala Richter di Kenagarian Tandikek, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mulai terserang diare, flu, dan demam akibat kedinginan berada di tenda darurat.

Data dihimpun di lokasi korban bencana di Pulau Air, Cumanak, daerah terparah, Minggu (4/10), menyebutkan, sebagian anak-anak yang berada di pengungsian mulai terserang diare, demam, dan pilek (flu) karena kedinginan berada di tenda-tenda pengungsian darurat.

Selain itu, korban gempa yang berada di tenda-tenda darurat dan sebagian bertahan di sisa puing-puing reruntuhan bangunan rumahnya juga kekurangan air bersih.

Sementara bantuan dari berbagai pihak yang sudah mengalir ke posko induk di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman pembagiannya belum merata, seperti obat-obatan, selimut, dan tenda.

Salah seorang tim Dokter Posko Kesehatan Polda Sumatera Selatan di Pulau Air, Tandikek, Iptu, Rahmat Fajar, mengatakan, korban yang datang ke posko umumnya mulai terserang demam, diare, dan flu.

“Kami hanya punya persediaan obat-obatan untuk 100-an personel yang bertugas melakukan evakuasi 400-an warga yang tertimbun longsor. Tapi, warga yang sudah terserang beragam penyakit tentu persediaan yang diberikan dulu,” katanya.

Bantuan obat-obatan hingga hari ketiga pascagempa belum sampai ke posko petugas yang melakukan evakuasi, termasuk sarana air bersih baru sampai Sabtu sore.

Rahmat menilai, koordinasi terlihat belum berjalan normal sehingga bantuan logistik untuk petugas yang melakukan evakuasi di Cumanak, Pulau Koto, dan Lubuk Laweh, Nagari Tandikek, belum maksimal.

Sejak posko Polda Sumsel pertama berdiri pada hari kedua (Jumat) pascagempa minim sekali bantuan logistik termasuk peralatan untuk melakukan evakuasi. “Kita berharap pemerintah kabupaten (pemkab) setempat lebih mengoptimalkan koordinasi sehingga apa-apa yang dibutuhkan petugas evakuasi, termasuk pelayanan medis terhadap masyarakat bisa disampaikan,” katanya.

Jhon, warga yang menjadi korban gempa di Pulau Air, Tandikek, menuturkan, memasuki hari ketiga dia belum menerima bantuan, tenda, dan obat-obatan sehingga anak-anak mulai terserang penyakit. “Rumah kami rusak berat sehingga harus bertahan pada bagiaan bangunan yang tidak rata dengan tanah dengan mengandalkan tenda plastik apa adanya,” katanya.

Pria berumur 51 tahun itu sangat berharap bantuan yang sudah ada di posko tingkat Kabupaten Padang Pariaman didistribusikan segera dan merata.

Data sementara, kerusakan rumah warga di Padang Pariaman, kategori berat 19.183, sedang 1.143, dan ringan 422 unit, serta ratusan gedung fasilitas umum. Korban meninggal tercatat sementara 237 orang, luka-luka berat 155 orang, dan luka ringan 238 orang.

Sumber : www.kompas.com

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • email
  • Fleck
  • Live
  • RSS
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
Related Posts
50 Murid SD Tertimbun Bangunan Sekolah di Pariaman

50 Murid SD Tertimbun Bangunan Sekolah di Pariaman

Padang - Sebuah sekolah dasar (SD) di Pariaman, Sumatera Barat, amblas tertimbun longsor akibat gempa 7,6 skala richter (SR). Sebanyak 50 siswa diduga terkubur hidup-hidup."Ada bangunan sekolah yang t...
285 Tewas dan 360 Hilang di Kabupaten Padang Pariaman

285 Tewas dan 360 Hilang di Kabupaten Padang Pariaman

Padang - Data resmi yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dinyatakan 285 orang meninggal dunia akibat gempa 7,6 SR 30 September lalu. Sementara 360 orang dinyatakan hilang.Kabupaten in...

Leave a Reply

We will keep You Updated...
Sign up to receive breaking news
as well as receive other site updates!
Donor
CafodTrocaireYour Ad Here
Featured Video
Google Search
Popular News

Pengajuan Proposal AJP

Aceh People's Forum (APF) adalah lembaga swadaya masyarakat yang independen, non-profit, dan non-partisan yang bekerja di Aceh dengan mensupport inisiatif local. APF melakukan...

Kurang Air, Toilet Umum di Padang Bau Minta Ampun

Padang - Dampak gempa 7,6 SR yang mengguncang kawasan Sumatera Barat (Sumbar) betul-betul membuat hidup warga sulit di segala lini. Selain trauma pascagempa yang menyiksa, kesulitan...

Bantuan APF untuk Kelompok Barona

Aceh Besar (05/06/07). Kelompok petani tambak ikan bandeng yang mempunyai nama kelompok BARONA di Desa Kajhu Kec. Baitussalam Kab. Aceh Besar telah menerima bantuan pemberdayaan...

APF Appeal For Padang Earthquake Emergency Response

The Aceh People's Forum (APF) has established an emergency fund for the Padang earthquake response. The funds from this account will be jointly utilized by APF and their member...

Relawan APF bagi Sembako Di Padang Toboh

Padang Toboh - Pasca gempa Padang Aceh People's Forum (APF) sedang melakukan tanggap darurat di Padang dan telah melakukan beberapa penyaluran bantuan terhadap korban gempa. Tanggal...
Flickr RSS
Archives
Calendar
October 2009
M T W T F S S
« Jan   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Recent Posts

APF Gelar Pelatihan Menjahit Perempuan Korban Gempa

Bekerja Sama Dengan Kadinda Sumbar Padang – berdekatan dengan peringatan hari ibu 22 Desember, Aceh...

Kadin Dukung Industri Rumah Tangga APF

Pariaman – Ketua kadin Sumatera Barat, H. Asnawi Bahar, mendukung penuh langkah produktif yang ditempuh...

1000 Puisi di Lokasi Pameran Foto Amal

Padang - Lomba baca puisi ini dibuka secara resmi oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia...

MENTERI DALAM NEGERI BUKA PAMERAN FOTO AMAL

Pelataran Parkir DPRD Provinsi Sumatera Barat terlihat Meriah dan Rame dikunjungi Masyarakat Sumatera...

INDONESIAN MINISTER OF HOME AFFAIRS OPEN CHARITY PHOTO EXHIBITION

Parking courtyard of West Sumatra Province Parliament looks festive Society visited West Sumatra in the...
Recent Comments
... melakukan Download file-file tersebut silahkan Baca Share and ...
Yth Webmaster apf.or.id Bagaimana kalau berita dengan katagori bencana gempa di Sumatra Barat dapat dikumpulkan dari media lain d
Tag Cloud
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline