Elemen sipil Aceh sulit distribusikan bantuan Sumbar
“Tim kemanusiaan mengalami kesulitan karena pengungsi tidak terkonsentrasi. Mereka bertahan di terpal seadanya sekitar rumah yang tidak layak huni lagi,” kata koordinator Poros Kemanusiaan Aceh untuk Sumbar, TAF Haikal di Banda Aceh, siang ini.
Hal tersebut disampaikannya setelah menerima laporan dari tiga tim relawan yang berada di lokasi bencana membantu korban gempa bumi yang terjadi pada Rabu (30/9) dengan kekuatan 7,6 SR.
Menurutnya, tim relawan sipil itu telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memaksimalkan bantuan. Hingga saat ini dua truk berisi bantuan sudah disalurkan kepada para korban.
Dia juga menambahkan, dari informasi yang diperoleh dari relawan Aceh People Forum (APF) yang merupakan bagian dari Poros Kemanusiaan Aceh di Padang, Sumbar, para pengungsi sangat membutuhkan makanan dan perlengkapan bayi, sabun, serta odol dan kebutuhan lainnya.
Tim relawan dan bantuan kemanusiaan dari berbagai daerah juga sudah tiba di lokasi bencana namun saat ini masih fokus pada evakuasi korban.
Sementara Poros Kemanusiaan Aceh terus berkoordinasi membangun penggalangan dana agar proses penggalangan dana terkoordinir dengan baik sehingga memudahkan dalam menyalurkan bantuan dari masyarakat Aceh bagi korban di Sumbar.
“Kita terus menggalangan dukungan dan menggugah semua pihak membantu korban gempa Sumatera Barat,” tambahnya.
Hingga saat ini Poros Kemanusiaan Aceh untuk korban gempa Sumbar telah mengumpulkan dana sekitar Rp25 juta serta sejumlah bantuan lainnya berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai.
Sumber : www.waspada.co.id
Leave a Reply
Aceh Activity AJP APF Bangka Jaya bantuan Barona Bedcover Bencana BRR CDAct Community Dialog Earthquake Ekonomi Emergency Forum foto Gampong Gempa JKMA Kapal kelompok Korban live lihood Masyarakat NAD Padang padi pameran Pelatihan Perempuan PHS Pondok PRA PUGA Rakyat Relawan Response SARENA Sembako tenda TNI Training Worker
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.





